Saat ini, ada banyak sekali produk APM (Application Performance Management) yang berfungsi untuk mengoptimalkan aplikasi atau situs web. Namun, berdasarkan berbagai perbandingan sistem yang ada, fitur APM Jennifer dinilai sebagai salah satu yang paling mumpuni. Hal ini karena sistemnya mampu memantau seluruh aktivitas server aplikasi secara real-time. Sebagai solusi terbaik yang telah dipercaya oleh banyak perusahaan besar, mari kita mengenal salah satu pilar utamanya, yaitu fitur X-View.

Apa Itu Fitur X-View?

X-View adalah fitur inovatif di dalam JENNIFER APM yang memungkinkan Anda untuk menganalisis semua transaksi individu secara terperinci dari awal hingga akhir. Selain itu, Anda juga bisa bebas memilih metrik apa saja yang ingin ditampilkan pada layar pantau.

Dengan visualisasi berbentuk grafik, X-View mampu menunjukkan waktu respons (response time) dari semua transaksi yang masuk dalam bentuk titik-titik warna sebagai indikatornya. Lewat pemantauan visual ini, Anda dapat mendeteksi berbagai pola distribusi data dengan mudah. Oleh karena itu, tim IT bisa menemukan dan menangani gangguan sistem secara jauh lebih cepat.

Bagaimana Kurva dan Data X-View Bekerja?

Semua data transaksi yang terkumpul pada menu Active Service akan divisualisasikan ke dalam bentuk kurva X dan Y di dalam dasbor X-View. Kurva X merepresentasikan waktu respons aplikasi, sedangkan kurva Y menunjukkan riwayat waktu berjalan (running time) dari transaksi individu tersebut.

Setiap titik yang muncul di grafik merupakan representasi dari sebuah transaksi aktif. Hanya dengan memblok atau menarik kursor pada titik tersebut, Anda dapat melihat detail data teknis dari transaksi yang sedang berjalan secara instan.

Sebagai tambahan, Anda juga dapat mengubah nilai kurva Y menggunakan berbagai perspektif komponen waktu respons, seperti:

  • Waktu kueri SQL (SQL time)
  • Waktu pengambilan data (fetch time)
  • Waktu panggilan eksternal (external call time)

Melalui pembagian perspektif yang detail ini, Anda bisa memeriksa dengan akurat mengapa bagian tertentu pada aplikasi memakan waktu pemrosesan yang lebih lama. Bahkan, grafik X-View sengaja menampilkan transaksi yang melebihi batas toleransi di bagian paling atas kurva Y. Tujuannya adalah untuk memudahkan Anda mendeteksi transaksi mana saja yang sedang membebani server aplikasi web Anda.

Mengumpulkan Data Secara Real-Time

Tanpa perlu menunggu lama, fitur APM Jennifer akan langsung melakukan proses pengumpulan data dan merekam semua transaksi secara real-time. Setelah terekam, sistem akan langsung memeriksa beberapa informasi krusial berikut:

  • Konektivitas Basis Data Java (JDBC)
  • Akuisisi dan Diseminasi Data Lokal (LDAD)
  • Sistem Kontrol Informasi Pelanggan (CICS)
  • Aktivitas Layanan Eksternal

Melalui pengolahan informasi tersebut, beberapa poin penting yang bisa Anda dapatkan dari dasbor X-View meliputi nama aplikasi, pelacakan kueri SQL (termasuk variabel BIND), serta pelacakan interaksi File atau Socket. Tidak hanya itu, fitur ini juga mendukung pembuatan profil kelas yang ditentukan oleh pengguna secara fleksibel.

Memaksimalkan Fungsi Filter Transaksi

Dalam aplikasi web berskala besar, Anda harus memeriksa ribuan transaksi yang terjadi setiap detiknya. Jika semua data dicampur ke dalam satu wadah, Anda pasti akan kesulitan saat melacak letak ERROR. Oleh sebab itu, JENNIFER APM menyediakan fungsi filter yang kuat untuk menghindari tampilan data berulang yang membingungkan.

Berikut adalah beberapa metode penyaringan data yang bisa Anda gunakan di X-View:

  1. Filter Instance: Memungkinkan Anda menyaring data di X-View berdasarkan satu atau beberapa nama bisnis dan instance tertentu yang dipilih.
  2. Y-axis Reference: Menyaring data sumbu Y tidak hanya lewat waktu SQL, tetapi juga berdasarkan waktu respons, waktu pengambilan, waktu panggilan eksternal, dan penggunaan waktu CPU.
  3. Application Card: Memfilter data dengan menggunakan basis data aplikasi yang sudah divalidasi.
  4. IP Address dan GUID: Menyaring pencarian berdasarkan alamat IP atau Globally Unique Identifier (GUID) khusus untuk langsung memunculkan transaksi yang bermasalah.

Arti di Balik Warna-warni Grafik X-View

Mengapa ada banyak warna titik yang berbeda pada grafik X-View? Jawabannya adalah karena setiap warna mewakili status kesehatan dari masing-masing transaksi:

🔴 Warna Merah: Menandakan adanya transaksi eror yang sangat fatal dan harus segera diperbaiki saat itu juga.

🟡 Warna Kuning: Menandakan adanya transaksi yang mulai mengalami perlambatan namun masih dalam batas toleransi.

🟢 Warna Lainnya: Menunjukkan bahwa seluruh transaksi pada server aplikasi Anda berjalan dengan normal dan aman.

Dengan demikian, seluruh fitur yang ditawarkan oleh X-View terbukti sangat membantu operasional bisnis digital Anda, bukan? Jika Anda penasaran dan ingin mencoba langsung keunggulannya, fitur APM Jennifer ini menyediakan fasilitas uji coba gratis (free trial) selama 30 hari penuh khusus untuk pengguna baru.

0 CommentsClose Comments

Leave a comment