Seiring dengan bertambahnya jenis aplikasi, arsitektur sistem, dan jaringan komputer saat ini, para pengembang dituntut untuk selalu memastikan akses sistem yang konsisten. Langkah ini sangat krusial demi menjaga loyalitas pelanggan serta meningkatkan produktivitas tim DevOps. Oleh karena itu, perusahaan bisnis yang sangat bergantung pada platform digital wajib menerapkan strategi monitoring yang tepat guna menjaga kelancaran kinerja sistem aplikasi mereka.

Sebagai langkah awal, penting bagi kita untuk mengidentifikasi status kesehatan aplikasi, pemanfaatan sumber daya, dan jalannya sistem layanan secara real-time. Di dalam artikel ini, kami akan mengupas tuntas kegunaan dasbor System Administrator (Resource) yang tersedia di dalam JENNIFER APM.

Dasbor System Administrator ini menyediakan kombinasi pemantauan langsung secara real-time serta penyajian data statistik performa selama 24 jam penuh. Dengan memanfaatkan fitur ini, tim IT dapat mengidentifikasi angka throughput layanan sekaligus melacak status gangguan yang berpotensi menurunkan kualitas kinerja sistem aplikasi Anda.

Untuk mengakses menu ini, setiap platform memiliki metodenya masing-masing. Pada platform .NET, halaman System Administrator sudah tersedia sebagai dasbor bawaan (default). Sementara itu, jika Anda menggunakan platform Java, Anda perlu masuk ke menu pengaturan, memilih tab Authority pada grup yang dituju, lalu mengklik opsi System Administrator.

Manajemen Otoritas Grup dan Mode Tampilan Layar

(Tempatkan Gambar 1 di sini)

Melalui dasbor ini, Anda memiliki kendali penuh untuk menambah, menghapus, atau mengubah konfigurasi grup server. Untuk setiap grup yang dibuat, Anda juga dapat mengaktifkan atau menonaktifkan target instance, fungsi kontrol, serta menu pemantauan tertentu. Namun, perlu diingat bahwa grup Admin bawaan tidak dapat dihapus karena merupakan grup fondasi dasar yang menjadi satu-satunya akses utama ke menu manajemen.

Secara visual, mode tata letak dasbor ini akan menyesuaikan diri secara otomatis berdasarkan jumlah instance server yang terdaftar. Jika jumlah instance melebihi batas standar yang ditentukan, sistem akan langsung mengaktifkan mode diperluas (extended mode). Sebaliknya, jika jumlah server masih sedikit, tata letak dasbor akan tetap berada dalam mode dasar (basic mode).

Mengenal 17 Grafik Real-Time pada Dasbor Resource Admin

Untuk membantu Anda memantau stabilitas dan kinerja sistem aplikasi secara menyeluruh, dasbor Resource Admin menyediakan 17 jenis grafik bantu berikut:

  1. Speed Bar: Berfungsi untuk memantau jumlah permintaan per detik (request per second) dan melacak layanan aktif di seluruh jaringan sistem. Grafik ini akan otomatis tersembunyi jika extended mode aktif.
  2. Speed Meter: Memiliki fungsi yang serupa dengan Speed Bar, tetapi visualisasinya berfokus pada visual meteran putar untuk setiap unit server secara spesifik.
  3. Active Service (Real-time Line Chart): Grafik garis yang digunakan khusus untuk melakukan pemantauan langsung terhadap transaksi yang sedang berjalan di latar belakang.
  4. Active Service Equalizer: Menampilkan beban active service dalam bentuk grafik ekualiser yang dinamis agar tim IT mengetahui server mana yang sedang bekerja paling keras.
  5. Response Time (Real-time Line Chart): Digunakan untuk mengawasi waktu respons sistem secara riil agar tidak melewati batas toleransi pengguna.
  6. System CPU Equalizer: Grafik visual untuk memantau persentase penggunaan daya CPU pada seluruh infrastruktur server Anda.
  7. TPS (Real-time Line Chart): Digunakan untuk memantau grafik transaksi per detik (Transaction Per Second) yang sedang diproses oleh sistem.
  8. TPS Today (24-hour Area Line Chart): Berfungsi sebagai alat komparasi visual untuk membandingkan grafik TPS yang terjadi antara hari ini dengan hari kemarin.
  9. Process CPU (Real-time Line Chart): Digunakan untuk menganalisis pemanfaatan daya CPU khusus untuk setiap proses aplikasi yang sedang berjalan secara spesifik.
  10. X-View: Grafik terkuat JENNIFER APM yang menyatukan seluruh transaksi riil berdasarkan sebaran waktu respons distribusi data.
  11. Concurrent User (Real-time Line Chart): Memantau grafik jumlah pengguna yang sedang mengakses sistem aplikasi secara bersamaan pada waktu yang sama.
  12. Concurrent User Today (24-hour Area Line Chart): Digunakan untuk membandingkan grafik tren jumlah pengguna aktif antara hari ini dengan hari kemarin.
  13. Heap Memory (Real-time Line Chart): Grafik penting untuk memantau kapasitas Heap Memory dan User Heap Memory guna mencegah terjadinya kebocoran memori (memory leak).
  14. Hourly Call Count (24-hour Bar Chart): Grafik batang yang menyajikan data statistik total jumlah panggilan sistem yang masuk setiap jamnya.
  15. Hourly Visitor (24-hour Bar Chart): Berfungsi untuk menampilkan data akumulasi jumlah pengunjung unik yang datang ke platform Anda per jam.
  16. Active DB Connection (Real-time Bar Chart): Digunakan untuk mengawasi jumlah koneksi basis data yang sedang aktif melakukan transaksi dengan server.
  17. EVENT: Kolom pemberitahuan darurat yang menampilkan log data peringatan (alert) terbaru dari setiap resource administrator instance.

Menjaga stabilitas sistem digital kini bukan lagi hal yang rumit jika Anda didukung oleh visualisasi data yang lengkap. Pembahasan mengenai dasbor System Administrator kita cukupkan sampai di sini, dan kami akan melanjutkan panduan teknis lainnya pada artikel berikutnya.

Apakah Anda ingin meningkatkan efisiensi dan mengamankan kinerja sistem aplikasi perusahaan Anda dari risiko macet? Jika ya, mari coba langsung seluruh fitur hebat di atas melalui program uji coba free trial gratis selama 30 hari dari JENNIFER APM dengan [Klik Di Sini].

0 CommentsClose Comments

Leave a comment