APM - APM Geeks

Dynamic profile APM

Dynamic profile Sebuah bentuk dari analisis program yang dinamis, yang mengukur memori suatu program, mempersulit waktu suatu program, dan penggunaan instruksi-instruksi tertentu dan pemanggilan durasi, fungsi dan paling umum itu profiling bertugas untuk mengoptimasi program. fungsi. Dan paling umum itu profiling bertugas untuk optimalisasi program. 

Manfaat APM

Seiring dengan kemajuan jaman teknologi sekarang semakin berkembang banyak bisnis yang bergantung pada layanan aplikasi maka manfaat APM, mulai dari sistem perbankan sampai sistem maskapai penerbangan baik itu berupa aplikasi website atau aplikasi mobile,mungkin anda pernah mengalami ketika anda membuka aplikasi atau web baik itu melalui smartphone atau website ketika aplikasinya di buka merasa sangat berat walaupun internte anda cepat itu bisa saja ada masalah pada layanan aplikasi yang anda buka.

Apa Itu APM ?

Bagi anda sebagai pemilik website atau perusahan bisnis yang bergerak di bidang layanan aplikasi/web mungkin sudah tdiak asing lagi dengan kata APM atau Application Performance Management,mungkin baru yang mengenal APM itu adalah sebuah metode untuk monitoring dan manajemen sistem layanan aplikasi.APM ini menjadi satu bagian yang penting karena sangat membantu kinerja tim IT ,dengan APM memudahkan tim IT dalam menemukan masalah dengan cepat dan dapat mengetahui apa penyebabnya.

Mengapa Layanan Aplikasi Anda Membutuhkan APM ?

Dimasa sekarang kita bisa lihat banyak orang yang menggunakan aplikasi untuk berbelanja,streaming acara tv dan film,komunikasi lewat media sosial,mengelola keuangan dan bekerja,sekarang ini banyak orang yang WFH atau Work From Home jadi sudah dapat dipastikan mereka lebih mengandalkan layanan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Saat orang lain menggunakan layanan aplikasi anda tapi tanpa disadari aplikasi anda mengalami error,lambat atau tidak berjalan sama sekali,maka dampaknya pengguna aplikasi anda akan merasa tidak nyaman dan bisa juga mencari aplikasi lain yang ujungnya bisnis anda kehilangan pelanggan,anda tentu tidak ingin hal itu terjadi.

Aplikasi modern seperti saat ini seperti aplikasi website,aplikasi mobile dan aplikasi bisnis jika dari tampilan depannya hanya sebuah tampilan halaman saja,tapi sebenarnya didaalamnya itu sangat kompleks sekali ada jutaan baris kode dari aplikasi ini dan mencakup ratusan layanan digital yang saling berhubungan.

Maka dari itu banyak tim digital yang menggunakan APM untuk memanajemen layanan aplikasi karena mempermudah mereka dalam menemuakan masalah yang terjadi pada layanan aplikasi atau website,dengan APM tentu akan meminimalisir masalah yang mungkin terjadi pada layanan aplikasi anda.

Baca juga Fitur yang perlu anda ketahui pada APM Jennifer

Baca juga APM Jennifer Memastikan Kinerja Aplikasi Yang Lancar

Manfaat APM

Dengan memberikan peningkatan visibilitas pada bisnis dan dapat menemukan masalah dengan cepat pada layanan aplikasi,maka APM ini memiliki 2 manfaat,yaitu manfaat teknis dan manfaat bisnis

1. Manfaat Teknis

  • Meningkatkan stabilitas dan waktu kinerja aplikasi
  • Meminimalisir masalah error pada layanan aplikasi
  • Perangkat lunak yang bekerja dengan cepat dan berkualitas tinggi

2. Manfaat Bisnis 

  • Meningkatkan produktivitas pengembang
  • Meningkatkan waktu untuk berinovasi
  • Pengalaman pengguna yang lebih baik
  • Meningkatkan pendapatan
  • Mengurangi biaya operasional
  • Meningkatkan ting konversi

Bagi anda yang mau mencoba  APM Jennifer khusus pengguna baru ada free trial selama satu bulan klik disini 

Performance Monitoring

Hai, Geeks! Kali ini apmgeeks akan membahas mengenai keberhasilan implementasi dan bagaimana efektifitas APM (Aplikasi Performance Monitoring) Jennifer dalam membantu permasalahan yang dialami Chuing. Sebelumnya, apakah geeks sekalian tahu Chuing? Jika kalian belum tahu, Chuing merupakan salah satu forum lokal dan salah satu Komunitas Online terbesar di Korea Selatan. Dengan user yang aktif dan traffic yang cukup tinggi, mengharuskan Chuing untuk lebih memperhatikan performa websitenya.

Mari kita bahas mengenai apa yang terjadi pada Chuing. Chuing dibuat dengan menggunakan CMS versi lama pada awal tahun 2000, lalu mengalami pengembangan dan mengalami penambahan fitur dari sejak tahun 2009. Karena menggunakan CMS versi lama, aplikasi/web Chuing mengalami banyak masalah. Seperti masalah performa, kompatibilitas dengan web browser, dan beberapa error lainnya. Banyak laporan user ataupun sumber lain yang menyebutkan jika sebagian besar permasalahan yang terjadi adalah sulitnya log sistem melakukan trace. Hal ini pun membuat tim Chuing pun mengalami kesulitan saat mencari penyebab untuk mengatasi masalahnya. Hingga akhirnya, pada Juni 2017 Chuing mengimplementasikan APM Jennifer yang bisa digunakan sebagai tool untuk melakukan analisa agar aplikasi/web dapat kembali berjalan dengan stabil.

Pada awalnya, untuk mendukung performa Chuing menerapkan dua produk utiliti untuk mengelola performa aplikasi. Namun solusi yang mereka coba tidak akurat. Contohnya pada interval pengumpulan data, dan informasi yang kurang mendetail pada log data yang dikumpulkan. Hal ini membuat mereka kesulitan untuk menemukan permasalahan yang tepat. Lebih buruknya lagi siklus pengumpulan data pun tidak stabil, sehingga proses penyelesaian masalah pun tidak berjalan dengan baik. Setelah berkali-kali mengalami kesulitan, mereka akhirnya mulai mencoba mempelajari dan mendalami APM Jennifer. Mereka hanya perlu waktu satu bulan untuk memahami fungsionalitas dan informasi lain mengenai APM Jennifer. Menurut mereka, APM Jennifer cukup mudah untuk dipelajari dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk memahami cara kerjanya. Mereka menambahkan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang luar biasa.

Lalu, bagaimana pengimplementasian APM (Aplikasi Performance Monitoring)  Jennifer yang dilakukan oleh Chuing?

Impementasi dan bagaimana efektifitas APM Jennifer pada Chuing menitik beratkan pada beberapa sektor, yang dapat kita ringkas dalam beberapa poin berikut:

1. Mengidentifikasi kesalahan pada konfigurasi server

Chuing memiliki server dengan 16 - 32 CPU cores dan 32 - 64 GB memory. Meskipun spesifikasi servernya cukup besar, server Chuing butuh lebih dari 3 detik untuk menampilkan satu halaman. Setelah menggunakan APM Jennifer, mereka menemukan penyebab permasalahannya yaitu metode yang digunakan Chuing dalam menampilkan gambar dan masalah pembacaan pada "disk array". Setelah mengetahui hal tersebut, mereka pun melakukan konfigurasi ulang pada sistemnya.

Konfigurasi server Chuing sebelum dan sesudah implementasi APM Jennifer

Sebelumnya, perlu waktu lebih dari 2 detik untuk user dapat mengakses sebuah halaman di web Chuing. Setelah mengimplementasikan Aplikasi Performance Monitoring Jennifer, mereka dapat mengatasi masalahnya lebih dari 70%, dan akhirnya membuat proses load halaman jadi lebih cepat. Khususnya, dalam hal menampilkan gambar, mereka berhasil memperoleh pencapaian lebih dari 98%, dan tentunya dapat dikatakan sebagai salah satu inovasi yang luar biasa (hal ini meliputi mengatur ulang server khusus gambar, menghasilkan ukuran lampiran yang lebih besar, file yang dapat dilampirkan jadi lebih banyak, dan user yang mengakses Chuing bertambah menjadi 3 kali lipat lebih banyak).

 

2. Cepat dalam mengidentifikasi dan menangani masalah

Sebelumnya, Chuing mengalami kesulitan dalam mencari penyebab masalah pada aplikasi web mereka. Namun, setelah penggunaan APM ( Aplikasi Performance Monitoring) Jennifer mereka dapat dengan cepat mengidentifikasi dan menangani masalah yang terjadi. Pada grafik dibawah ini (X-View) menunjukan banyaknya error yang ditemukan setelah dilakukan update terbaru pada sistem Chuing. (Klik di sini untuk info lebih lanjut tentang X-View). 

Grafik X-View APM Jennifer

Pada gambar di atas. kita bisa melihat siklus proses pengimplementasian APM (Aplikasi Performance Monitoring) Jennifer yang dilakukan oleh Chuing. Bisa kita perhatikan di tahap awal ketika APM Jennifer mulai digunakan oleh Chuing, permasalahan yang sangat sulit dideteksi sebelumnya akhirnya bisa ditemukan, dan terjadi sekitar 190.000 transaksi error. Setelah mempelajari dan mendalami APM Jennifer selama 1 bulan, sekitar 120.000 transaksi error dapat berhasil ditangani dan tersisa 70.000 transaksi error. Sebulan berikutnya, transaksi error hanya tersisa sebanyak 2.600 transaksi. Bayangkan begitu efektif dan powerful nya APM Jennifer membantu Chuing dalam mendeteksi permasalahan yang terjadi dan ketika masalah telah terdeteksi tim engineer Chuing dapat menangani masalah dengan cepat. Dalam rentang waktu 2 bulan setelah penggunaan APM Jennifer, Chuing dapat meningkatkan 98,63% performa aplikasi web nya.

Dari penjelasan dan grafik yang ditampilkan di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa ada 2 perubahan yang siginifikan antara sebelum dan setelah Chuing menggunakan APM Jennifer. Pertama, perubahan dalam proses investigasi dan penanganan permasalahan yang terjadi. Lalu yang kedua, adalah perubahan pada metode peningkatan performa. Dalam menangani masalah, sebelumnya jika terjadi kelebihan beban pada server yang sedang digunakan, cukup dilakukan tindakan sementara yaitu dengan membatasi akses ke area yang bersangkutan. Di samping itu mereka melakukan investigasi untuk menemukan penyebab masalahnya dan membutuhkan proses yang lama bahkan sering kali mengalami kesulitan. Untuk peningkatan performanya, dilakukan dengan memeriksa kembali kode program. Namun, setelah menggunakan APM Jennifer, dengan adanya fungsi profiling dan fungsi statistik pada X-View, mereka dapat dengan mudah menginvestigasi dan menganalisa akar masalah dan proses penanganan masalah untuk peningkatan performa pun dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran, karena APM Jennifer mampu menyajikan informasi secara rinci dan real-time.

Berkaca pada kasus Chuing ini, apa tanggapan geeks semuanya tentang APM Jennifer ini? Bagi kalian yang memang mengalami kesulitan dan permasalahan yang sama dengan yang dialami Chuing, bijak rasanya jika kalian mulai memikirkan untuk menggunakan APM untuk memonitor aplikasi/web kalian, dan tentunya APM Jennifer adalah solusi tepat untuk permasalahan tersebut.

Mau mencoba APM (Aplikasi Performance Monitoring) Jennifer ? klik disini untuk mendapatkan free trial selama 30 hari gratis 

fungsi Application Performance Monitoring

Di era digital saat ini peran sebuah aplikasi berevolusi menjadi bisnis. Aplikasi menentukan bagaimana kualitas suatu produk atau merek di mata pelanggannya, karena seluruh aktivitas perusahaan dengan pelanggannya mulai dari interaksi suatu hingga transaksi yang dilakukan dengan aplikasi. Fungsi APM terhadap pengguna aplikasi menimbulkan tantangan baru, hal ini dikarenakan setiap pelanggan memiliki ekspektasi untuk mendapatkan pengalaman yang sempurna di setiap interaksi dan transaksinya. Pasti, jika ingin mempertahankan loyalitas pelanggan, perusahaan perlu memenuhi ekspektasi tersebut dengan memastikan aplikasinya memiliki kinerja yang optimal setiap saat.
Saat ini, tantangan tersebut sudah dapat diatasi dengan memanfaatkan alat yang berguna untuk menyelesaikan aplikasi, yaitu Application Performance Monitoring (APM).

Pengertian dan Fungsi Application Performance Monitoring bagi Perusahaan
JenniferSoft.Inc adalah salah satu pengembang yang menyediakan solusi Application Performance Monitoring (APM). Dengan menggunakan APM, perusahaan dapat menyatukan seluruh lingkungan aplikasi untuk memastikan kinerjanya sudah sesuai standar, mengidentifikasi bug dan masalah dalam aplikasi sebelum masalah tersebut berdampak pada pengguna akhir.
Lalu apa yang terjadi jika kita tidak menggunakan APM yang tepat? Benarkah fungsi APM Jennifer ini menjadi solusi? Jika Anda adalah seorang pengembang atau tim IT di sebuah perusahaan, tentunya akan sangat memahami mengenai permasalahan ini. Tanpa adanya APM atau tanpa APM yang tepat, developer atau tim IT perusahaan akan mengalami berbagai kendala untuk menemukan masalah yang terjadi pada aplikasi. akan cukup kesulitan dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengidentifikasi permasalahan, bahkan bisa membuat otak menjadi masalah karena stres tidak harus diselesaikan segera setelah diselesaikan. Belum lagi tekanan dari atasan yang menuntut mereka untuk segera menyelesaikan masalah yang terjadi. Lebih lanjut lagi,
Dengan menggunakan APM Jennifer sebagai solusinya, aplikasi pengembang atau tim IT dapat mengetahui masalah yang terjadi sebelum masalah tersebut berdampak langsung pada pengguna akhir. Dengan begitu, perusahaan dapat selalu memberikan pengalaman digital yang prima dan berkualitas untuk pelanggannya.
Dengan APM Jennifer, developer atau tim IT perusahaan dapat memonitor aplikasi yang mendukung bisnis dan mendapatkan informasi secara lengkap hingga akar masalah, sehingga proses perbaikan masalah dari aplikasi bisa relatif lebih cepat dan tepat.

 Pemantauan Waktu Nyata

Tidak seperti pesaing lainnya, fungsi  dan fitur APM Jennifer dirancang untuk menyatukan transaksi secara real-time.Saat ini, APM Jennifer adalah satu-satunya solusi APM yang menangkap dan melacak transaksi secara real-time dari awal hingga akhir dan memberikan status transaksi secara real-time , detik demi detik. Teknologi APM Jennifer memungkinkan kita untuk menyatukan dan melacak transaksi saat masalah yang terjadi saat aplikasi masih menjalankan dan juga menyediakan fitur untuk mengelola aplikasi yang error secara real-time tanpa menggunakan alat eksternal. Tidak ada solusi APM lain untuk saat ini yang ada di pasar yang dapat melakukan seperti APM Jennifer . Gartner - dalam Magic Quadrant 2015mereka - menyebutkan bahwa APM Jennifer menyediakan dasboard yang unik secara visual dibandingkan APM lainnya. Dasboard APM Jennifer dinamis dirancang untuk mendukung konsep Real-Time, dengan menganimasi transaksi pada sistem secara untuk membantu mencerminkan dan memahami status sistem.

 

Pemantauan Transaksi

fungsi apm

Banyak penyedia solusi dan fungsi APM lebih memilih pendekatan untuk memantau metrik. Mereka juga mempertimbangkan pemantauan layanan, ada begitu banyak layanan yang perlu dipertimbangkan bersama sehingga mereka cenderung mengelompokkan tetapi layanan. Pengelompokan, layanan yang mudah, setiap penyedia memiliki aturannya sendiri untuk mengelompokkan layanan. Prinsip dari  APM Jennifer  adalah "setiap sumber masalah aplikasi membuat tertunda-tunda layanan. Jadi, jika kita menyatukan layanan secara efektif, masalah dapat diselesaikan secara efisien".

Pertanyaannya adalah, bagaimana kita bisa mendefinisikan cara pemantauan yang efektif? Jika kita hanya menyatukan data misalnya, kita akan kehilangan beberapa informasi penting. Jadi, ketika kita mengatakan bahwa pemantauan yang efektif, itu berarti kita harus menyatukan secara menyeluruh, dan cara pemantauan yang paling efektif adalah pemantauan berbasis transaksi. Namun, ada terlalu banyak transaksi untuk dipantau dan dianalisis dalam waktu singkat. Jadi, bagaimana kita bisa menyatukan semuanya sekaligus? APM Jennifer mengatasi masalah ini menggunakan fitur unggulannya yaitu X-View .

Baca juga APM Dalam Lingkungan Mobile dan Data Besar

Baca juga APM Jennifer Agent Python Akan Segera Diluncurkan Pada Akhir Tahun 2021

 

APM Jennifer X-view, grafik

fungsi apm

Fitur X-View  adalah fitur yang dikembangkan oleh JenniferSoft.Inc, yang memungkinkan untuk menyatukan semua transaksi dalam satu grafik. X-View  sangat membantu untuk mendiagnosis yang lebih cepat, dengan tampilan " X " yang memvisualisasikan semua transaksi dan memungkinkan untuk menemukan pola yang sulit dilihat atau dideteksi. Tampilan " X " ini mencakup fungsi pembuatan profil cerdas secara otomatis Mengidentifikasi masalah pada aplikasi/web.

 

 Kontrol Beban Puncak (PLC)

 fungsi apm

Peak Load Control (PLC)  adalah fitur dari fungsi APM Jennifer , yang memungkinkan untuk mengurangi dampak dari aplikasi server load transaksi. Jika fitur ini diaktifkan, hanya transaksi tertentu yang diizinkan masuk ke dalam aplikasi server dan sisa transaksi akan disesuaikan dengan pengaturan PLC. PLC mencegah sistem crash yang disebabkan oleh permintaan yang tinggi pada layanan, dan ini akan memberi pengembang atau waktu TI untuk menemukan penyebab menurunnya kinerja, dan memberi tahu pengguna akhir bahwa sedang terjadi masalah pada aplikasi.

Kesimpulannya, berdasarkan penjelasan di atas ketika Anda memilih APM Jennifer untuk memantau aplikasi bisnis, tentunya Anda dapat menghemat waktu untuk menggabungkan data yang berbeda. Dengan efisiensi waktu, tentunya biaya produksi atau biaya produksi dapat ditekan. Selain itu,dengan alur kerja yang cepat,efisien tentunya Anda dapat memanfaatkan Fungsi APM Jennifer secara maksimal dan dapat membantu mengurangi lisensi perangkat lunak dan biaya berlangganan, serta membutuhkan tenaga kerja yang lebih sedikit untuk mengelola lingkungan IT perusahaan. Dengan kemudahan yang diberikan tersebut, Anda bisa mendapatkan hasil bisnis yang lebih baik dari sebelumnya dan tim pengembang IT Perusahaan akan sangat mudahkan dalam memperbaiki, memperbaiki, mengoptimalkan server dan aplikasi.

Bagi kalian yang mau mencoba APM Jennifer untuk pengguna baru ada free trial selama 30 hari untuk lebih lanjut klik disni 

fitur utama

Saat ini banyak sekali APM (aplikasi performance monitoring) dengan beragam fitur  dari masing-masing pengembangnya,semua pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing,sebagai pemilik aplikasi/webstite atau administrator DepOps di perusahaan anda tentunya yang anda inginkan APM dengan kinerja yang maksimal, sebelum menggunakan APM kenali dulu fitur fitur utama APM itu sendiri biar tidak salah memilih.

Fitur Utama Yang Harus Ada Dalam Tools APM

Indikator Utama Performance
Indikator utama performance berarti kita berbicara tentang kinerja aplikasi metrik seperti response time, request per second, thread dan sesi secara detail, pemanfaatan CPU, pemanfaatan disk dan memori, status error, dll. Ini semua termasuk set pertama aplikasi,dan infrastruktur penting metrik yang anda periksa untuk mengukur efisiensi aplikasi anda. Sistem APM Anda harus dapat menyajikan data ini secara akurat pada interval periodik yang teratur.

Code level Insight dan Pelacakan Transaksi

Sebagian besar APM memberikan visibilitas sepenuhnya hingga code level untuk membantu menemukan masalah yang mungkin luput dari perhatian kita sampai penggunanya yang melaporkan masalah ini terjadi. APM Anda harus dapat mengambil snapshot dari jejak transaksi individual dan memungkinkan anda menelusuri SQL query untuk mendeteksi query yang berjalan lambat. Dengan bantuan monitoring transaksi terdistribusi, APM harus dapat melacak panggilan yang dilakukan dari satu layanan ke layanan lain di berbagai platform dan bahasa, terutama jika aplikasi anda berjalan di lingkungan layanan mikro. Tim DevOps anda mungkin harus dapat mengetahui wawasan ini dalam fase pengembangan aplikasi.

Pemantauan Pengalaman Pengguna akhir dan Pemantauan Transaksi Sintetis
Sebagai pemilik aplikasi atau website anda harus memperhatikan tentang pertanyaan-pertanyaan ini.

  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi checkout?
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengirim email melalui server email Anda?
  • Berapa waktu yang dibutuhkan untuk melakukan permintaan Pencarian LDAP?
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh lampiran 1 MB melalui situs ftp?

Baca juga Kenali dulu fitur utama dari APM biar tidak salah memilih

Baca juga Pengertian APM dan manfaatnya


Jika APM layanan aplikasi/web untuk fitur utama anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Anda akan memiliki lebih sedikit keluhan dari pelanggan tentang layanan aplikasi. Dengan bantuan transaksi sintetis yang menyimulasikan perilaku pengguna di seluruh halaman web/aplikasi, Anda seharusnya dapat menemukan perbedaan dalam kinerjanya (saat membuka halaman muncul ERROR 404, dll.) sebelum menerapkan aplikasi anda. Ini juga memastikan bahwa kinerja aplikasi anda setelah di-deploy saat diakses dari lokasi berbeda di dunia memberikan konsisten kinerja yang sama.

Mendukung Beberapa Aplikasi
Tools APM Anda mungkin dapat memantau berbagai aplikasi dan frameworks, tetapi yang lebih penting adalah mengevaluasi alat tersebut dalam hal kebutuhan bisnis perusahaan atau individu. Misalnya tools APM anda mungkin membantu anda memantau server web anda dan statistik kinerja basis data yang mendasarinya; namun, apakah melakukan manajemen kinerja aplikasi dari aplikasi web kustom internal anda? Tools APM yang ideal harus fleksibel dan mendukung semua titik yang dapat dipantau yang diperlukan dalam pengaturan DepOps

Single Console untuk Pemantauan Menyeluruh
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Tools APM yang ideal itu harus memiliki hal-hal penting yaitu pemantauan menyeluruh, peringatan dan pelaporan komprehensif, memebrikan kemudahan kepada karena harus terhubung dengan beberapa alat untuk mengukur dan mengoptimalkan kinerja aplikasi.

ADDM
ADDM memperluas ke penemuan Aplikasi dan pemetaan Ketergantungan. Tools APM Anda seharusnya tidak hanya secara otomatis menemukan semua aplikasi dan server di jaringan Anda, tetapi juga harus dapat mengkategorikannya (DB, VM, Server, dll.) dan memberikan kemampuan pengguna untuk memvisualisasikan saling ketergantungannya aplikasi. Fitur ini khususnya membantu menghemat waktu yang biasanya terbuang sia-sia untuk menemukan hambatan di beberapa aplikasi.

Pemberitahuan dan Tindakan Korektif Otomatis
Pemberitahuan atau peringatan adalah salah satu syarat utama dalam tools APM. Batas maksimal untuk lansiran ini harus dapat dikonfigurasi untuk metrik individual serta aplikasi secara keseluruhan. Peringatan ini memfasilitasi identifikasi masalah kinerja aplikasi dengan lebih cepat. Tim DevOps harus dapat menerima pemberitahuan ini melalui berbagai notifikasi seperti email, SMS, Slack,dll. Namun melaui peringatan ini juga harus dapat melakukan tindakan yang telah dikonfigurasi sebelumnya untuk memperbaiki masalah lebih cepat.

Dashboard Khusus
Akan sangat sulit untuk mengelola semua aplikasi dalam satu dashboard. Bayangkan jika anda memiliki beberapa ratus server/aplikasi yang ditambahkan ke alat pemantauan anda,

Dengan dasbor terorganisir yang menyajikan statistik seperti peringatan kritis terbaru, server sibuk, ketersediaan server saat ini, dll. Anda akan mengetahui dengan jelas server mana yang membutuhkan perhatian anda terlebih dahulu. Statistik dari setiap layanan aplikasi tentunya akan berbeda, itulah sebabnya dashboard harus menawarkan penyesuaian yang fleksibel.

Reporting
Laporan adalah sarana penting untuk menganalisis secara berkala tentang kinerja aplikasi anda.ini dapat membantu mengidentifikasi server yang digunakan, memahami tren kinerja APM, memprediksi tren kedepannya berdasarkan data historis, dan dengan demikian merencanakan realokasi sumber daya dan peningkatan infrastruktur. Tanpa analitik aplikasi yang tepat, instance APM apa pun tidak akan lengkap baik itu dari aplikasi kecil, menengah, atau perusahaan.

Dapatkan Free trial 30 hari  APM (aplikasi performance monitoring) Jennifer untuk pengguna baru klik disini

apm jennifer

APM JENNIFER Beberapa kasus terjadi pada perusahaan besar dalam pelayanan digital yang kurang baik pada aplikasi/web banyak pengguna yang mengeluh terhadap pelayanan saat respon transaksi yang sangat lambat atau server sering down pada kinerja aplikasi/web.sehingga berdampak pada penurunan pengguna di perusahaan.
Ketika terjadi permasalahan pada server aplikasi, Team IT hanya mencari di bagian tertentu pada sistem aplikasi, dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengetahui titik kelemahan pada server aplikasi perusahaan.
Secara ringkas, kegunaan application performance monitoring merupakan untuk memberikan informasi yang dapat membantu team IT dan memberikan layanan pembaharuan serta kinerja yang maksimal. Fungsi serta kelebihan dari application performance monitoring sangat membantu perusahaan untuk memudahkan perjalanan bisnis.
Pada saat perusahaan memilih APM Jennifer buat monitoring aplikasi bisnis, bisa menghemat waktu untuk mencampurkan informasi yang berbeda, mengurangi lisensi aplikasi serta pengeluaran subscription, dan juga memerlukan tenaga kerja yang lebih sedikit untuk mengelola area IT perusahaan.
Dengan kemudahan yang diberikan, perusahaan tetap bisa memperoleh hasil bisnis yang lebih baik dari sebelumnya. Memperbaiki, mempercepat, memaksimalkan server serta aplikasi akan terasa sangat mudah untuk team IT perusahaan.

Bagaimana Memastikan Kinerja Aplikasi yang Lancar?
Untuk memastikan kinerja aplikasi yang lancar ketika diakses oleh banyak pengguna mengidentifikasi hal-hal berikut:
1.Threshold maksimum yang dapat dikelola aplikasi
2. Infrastruktur cukup untuk menjalankan aplikasi
3. Jumlah pengguna bersamaan yang dapat didukung aplikasi
4. Skalabilitas aplikasi untuk mendukung lebih banyak pengguna

Baca juga: Kenali Dulu Fitur Utama dari APM Biar Tidak Salah Memilih

Baca juga: Efektifitas APM Jennifer Dalam Membantu Chuing

Ada beberapa contoh web atau aplikasi yang mengalami down atau lambat saat mengalami peningkatan pengguna. Beberapa perusahaan e-commerce lebih fokus pada kampanye iklan tetapi tidak melihat situasi pengguna yang memenuhi sistem mereka. Contoh berikut adalah bukti kurangnya kinerja pada aplikasi.
“Situs web maskapai penerbangan tidak dapat mengelola lebih dari 10.000 pengguna secara bersamaan ketika mereka mengakses situs tersebut sebagai tanggapan atas tawaran promo pada maskapai tersebut”.
Oleh karena itu, aplikasi harus memiliki analisis kinerja sebagai tools penting yang mencakup seluruh transaksi pada aplikasi. Dengan tidak adanya ini, bisnis dapat mengalami masalah kinerja pada aplikasi, sehingga merugikan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang. Beberapa fitur dan fungsi dari apm Jennifer diantarantaranya 

Role-Based Dashboard View
Ketika trend IT baru seperti perangkat seluler, cloud, dan data besar telah muncul, manajemen operasi IT menjadi lebih kompleks. Di lingkungan Web, menjadi sulit untuk memantau banyaknya transaksi di beberapa aplikasi dengan cara yang sulit. APM Jennifer telah merevolusi APM dalam hal performa pemantauan, untuk memeriksa transaksi individu, penyediaan tinjauan arsitektur dari platform, dan dalam tampilan.

apm jennifer
System Administrator Dashboard
Ketika masalah kinerja terjadi, administrator sistem bertanggung jawab untuk mengidentifikasi masalah dan menstabilkan operasi layanan. Dasbor administrator sistem terdiri dari chart pemantauan secara real-time untuk membandingkan informasi statistik. Chart administrator sistem tidak hanya dapat menganalisis beban layanan dan status kinerja, tetapi juga menjalankan operasi sistem secara normal.

apm jennifer
Multi-Domain Dashboard
Dasbor multi-domain APM Jennifer terdiri dari bagan layanan aktif, waktu secara real-time, chart kinerja keseluruhan yang menunjukkan status seluruh sistem, dan chart yang menunjukkan pemberitahuan transaksi. Dengan fungsi ini memungkinkan untuk memantau beberapa domain di lingkungan perusahaan skala besar, secara real time, dan semuanya dari satu layar.

apm jennifer

 

Pemantauan Layanan Aktif

apm jennifer

Layanan aktif mengacu pada transaksi yang sedang diproses aplikasi. Dengan kata lain, layanan aktif adalah transaksi di mana metode yang ditetapkan. Anda dapat secara intuitif melihat apakah pemrosesan tertunda atau tidak. Selain itu, Anda dapat melihat transaksi yang sedang diproses untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan.
Proses melakukan pemantauan dengan layanan aktif adalah sebagai berikut.
● Persepsi : Pemantauan transaksi membutuhkan lebih banyak waktu, melalui pemantauan layanan aktif untuk setiap
waktu yang telah berlalu
● Analisis : Menganalisis penyebab melalui fungsi 'analisis layanan aktif'
● Pencegahan : Mengontrol thread yang bermasalah melalui kontrol transaksi dengan Kontrol (PLC,Peak Load Control) hanya tersedia di platform JAVA dan .NET
Pemantauan Layanan Aktif untuk Setiap Waktu yang Berlalu

Jumlah layanan aktif mengacu pada jumlah transaksi yang sedang diproses.Anda dapat melakukan pemantauan layanan aktif menggunakan dua gambar berikut.
● Jumlah layanan aktif
● Jumlah layanan aktif untuk setiap waktu yang telah berakhir 

apm jennifer

 

Dengan adanya APM Jennifer semua masalah kinerja pada aplikasi layanan telah terselaisakan  bagi yang mau mencoba APM Jennifer kita lagi mengadakan event free trial selama 30 hari gratis bagi pengguna baru Klik Disini

 

Aplikasi Performance Monitoring

Semakin berkembangnya teknologi di negeri ini menjadikan informasi bisa dengan cepat kita dapatkan baik melalui aplikasi website maupun aplikasi mobile. Mungkin Anda sebagai pemilik aplikasi atau website tentu sangat berharap tidak ingin terjadi error atau aplikasi lemot ketika banyak orang yang mengakses layanan aplikasi Anda. Tentu yang Anda inginkan adalah aplikasi anda berjalan lancar, minim bug dan responsif sehingga membuat para penggunanya nyaman. Untuk itu kita harus menggunakan tools APM (Aplikasi Performance Monitoring).

TENTANG APM JENNIFER

tampialn dashboard apm jennifer

Sebagai pemilik website atau pengembang mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan istilah APM (Application Performance Management) APM Jennifer adalah sebuah perangkat lunak yang memungkinkan anda untuk menganalisis dan memonitoring layanan aplikasi seperti JAVA, .NET dan PHP Platform secara intuitif dan terintegrasi. Mendukung pemantauan berbasis web secara real-time, topology view yang terhubung dengan layanan web, aristektur pemantauannya dapat di skalakan dan tampilan N-screen berbasis HTMLS.

Baca juga: APM Jennifer Agent Python Akan Segera Diluncurkan Pada Akhir Tahun 2021

Baca juga: Memantau Kinerja Aplikasi Dengan APM Jennifer

Sebagai APM Real-time Monitoring memiliki beberapa keuntungan

Intregated Performance Monitoring

APM Jennifer menyediakan pemantauan kinerja yang kompherensif dan terintegrasi secara terpadu melalui banyak tampilan dashboard yang mencakup pemantauan pengguna nyata dan topology secara real-time.

Masalah Troubleshoting menjadi cepat dan mudah

Mungkin anda sebagai pemilik website pernah mengalami masalah error dan sangat susah sekali mencari titik masalahnya dimana, APM Jennifer akan memonitor untuk membantu anda mendeteksi masalah dengan cepat dan membantu mencegah masalah yang mungkin bakal mempengaruhi nantinya.

Memberikan Kepuasan Pengguna Aplikasi/Web

Dengan menggunakan APM Jennifer anda dapat dengan mudah memonitor performance aplikasi/web karena APM Jennifer dapat meminimalisir terjadinya sistem downtime dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan yang nanti akan meningkatkian kepuasan pengguna layanan aplikasi anda.

Service Availability

Dengan APM Jennifer anda dapat menganalisis data statistik, kinerja dan error pada aplikasi melalui dashboard, dengan tujuan mencapai ketersediaan yang berkesinambungan dan aplikasi/web andapun akan tetap optimal.

 

More Articles ...